KAMPUSKU SURGAKU

Ketika matahari mulai menampakkan sinarnya dibumi yang luas nan megah, aku berjalan menyusuri jalanan yang sangat sejuk, diiringi kicauan burung dipagi hari. Dalam langkahku yang cepat dan terburu – buru laksana dikejar musuh yang siap menerka, aku pun semakin menyegerakan langkahku menuju dunia baruku, dunia yang akan merubah diriku, mengajakku, menuntunku untuk menggapai impianku. Saat ini aku sedang dibuai oleh duniaku yang baru, diuji oleh duniaku yang baru, apakah aku sanggup melewatinya apa tidak, menyusuri jalannya yang penuh dengan duri, ranjau, batu – batuan terjal, laksana seorang pendaki gunung yang berusaha melalui segala rintangan yang ada untuk mencapai tujuannya yaitu sampai diPUNCAK gunung. Itulah yang harus aku lalui.

Kampus merupakan salah satu dambaan, pujian, impian atau bahkan cita – cita bagi orang – orang yang tiada mampu seperti diriku ini. Tapi hal itu sekarang bukan hanya menjadi sekedar mimpi, tapi kenyataan yang ada didepan mata yang tak kuasa menitikkan air mata ini ketiak ada perasaan sedih, duka, lara, haru juga senang yang sedang menyelimuti hati. Hal itu memang sudah menjadi sebuah takdir dari yang mahakuasa, yang menciptakan segala sesuatu yang ada dialam semesta ini, bahkan kapal dilautan bisa berlayar dilautan yang megah nan elok merupakan kuasa darinya, maha sempurna apa yang dia ciptakan.

Dalam kilauan permata kampus yang ada, aku mencoba menggali diriku, memahami kehidupan ini. Kampus memang tempat yang sangat indah sekali untuk dihuni oleh insan manusia yang senatiasa ingin merubah keadaan dirinya yang telah lama tertidur dan mengarungi mimpi – mimpi yang tiada habisnya. Banyak sekali berbagai hal yang dibisa ditemui dan didapat yang tidak bisa ditemukan ditepat lain.

Segerombolan orang mulai berdatangan dengan senyum lebar yang mengisyrtkan perasaan senang dan siap menyambut hari yang cerah ini. Kedua telapak tangan pun saling bertemu dan menggengam satu sama lain sebagai suatu tanda sebuah ikatan yang kuat antara satu dengan yang lainnya yaitu ikatan tali PERSAHABATAN…. Sungguh terasa senang melihat pemandangan seperti ini, melihat sosok– sosok yang sangat luar biasa, para pemuda generasi penerus bangsa dan agama ini. Yang mana sebagai pewaris tunggal cita – cita para pejuang terdahulu. Dan semua berbaur menjadi satu dalam sebuah barisan perjuangan kehidupan yang saling menguatkan satu sama lain untuk mencapai tujuan.

Rintihan ikatan lidi yang bersahutan tak kalah menarik ketika dipagi buta menemani sosok bapak yang sangat setia pada kampus ini yang selalu berusaha bagaimana kampus ini bersih dan juga suara lantang yang terdengar samara – samara dari kejauhan, terlihat sedang bersendau gurau menikmati istirahatnya setelah semalaman menjaga kampusku nan indah ini. Suara sepatu vantofel pun bersahutan mengikuti detakan langkah kaki sang guru kita yang sangat agung, senantiasa dengan senang hati membagi ilmunya kepada mahasiswanya, yaitu pak dosen dan bu dosen.

Suasana kekeluargaan timbul dari semua elemen kampus, semua berbaur menjadi satu mejadi satu keluarga yang sangat indah ketika bisa saling mengisi satu sama lain, menguatkan satu sama lain, saling menguatkan, berbagi. Itulah yang selama ini menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri buatku, kamu dan semuanya… itulah mengapa kampusku adalah surgaku…

Advertisements

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: